" Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya diciptakan-Nya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu dapat ketenangan hati dan dijadikannya kasih sayang di antara kamu. Sesungguhnya yang demikian menjadi tanda-tanda kebesaran-Nya bagi orang-orang yang berpikir. "
QS. Ar-Rum Ayat 21
Tidak ada yang kebetulan di dunia ini; semua telah tersusun rapi oleh Sang Maha Kuasa. Kita mungkin tidak bisa memilih dengan siapa kita jatuh cinta, namun semesta punya cara uniknya sendiri.
Tahun 2018, Pertama kali kami dibawah atap sekolah yang sama. Saat itu, kami adalah kakak kelas dan adik kelas yang tidak pernah saling sapa, hanya sebatas "saling tahu", namun siapa sangka itu adalah benih dari sebuah perjalanan panjang yang akan kami lalui bersama.
Perjalanan kami pun dimulai secara resmi pada 2 April 2024. Namun, baru sebulan berselang, komitmen kami diuji oleh jarak. Pada 8 Mei 2024, kami harus menjalani LDR—saya (Andri) berada di Bontang, sementara dia (Andayu) berjuang untuk menyelesaikan studi S1-nya di Surabaya.
Hingga akhirnya pada 1 Oktober 2024, dia (Andayu) kembali ke Bontang dengan memegang gelar sarjana di tangan. Sejak saat itu, kami terus merajut kembali hari-hari romantis dan membangun mimpi bersama.
Perjalanan panjang ini mengajarkan kami banyak hal, terutama tentang bagaimana saling memahami dan menguatkan. Keyakinan itu membawa kami pada sebuah langkah besar. Pada tanggal 17 Januari 2026, kami melangsungkan acara lamaran sekaligus mempertemukan kedua keluarga besar kami dalam ikatan silaturahmi yang hangat.
Percayalah, bukan karena bertemu lalu berjodoh, tapi karena berjodohlah maka kami dipertemukan. Mengutip kata bijak Ali bin Abi Thalib:
"Apa yang menjadi takdirmu, akan menemukan jalannya untuk menemukanmu."
Atas izin Allah dan restu orang tua, kami memutuskan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan pada tanggal 5 April 2026.